Wednesday, October 21, 2009

New President Man

Setelah menyaksikan keriuhan pemilihan anggota kabinet rasanya cukup gatal untuk tidak berkomentar. Pro-kontra pemilihan biasa saja. Toh semuanya kembali pada hak presiden.


Secara cepat, figur-figur yang dipilih kali ini tampak karakter kerja keras begitu menonjol. Para pembantu presiden di bidang ekonomi terlihat adalah orang-orang bekerja sangat detil. Karakter ini juga memberi harapan perubahan ekonomi riil akan berjalan.

Kalau menilik kompetensi, sepertinya pengetatan anggaran belanja menjadi tema besar managerial kabinet kali ini. Dari sisi capaian Millenium Development Goal yang dituju juga bukan hal yang sulit untuk dilampaui dalam kurun dua tahun, karena sebagian besar sudah matang oleh kabinet sebelumnya. Kabinet kali ini sepertinya betul-betul akan mempercepat recovery ekonomi dalam rentang 2 tahun ke depan. Dari sini, bisa ditebak, akan ada reshuffle kabinet setelah 2 tahun mendatang. Ketika konstelasi politik mulai bergerak pada persiapan pilpres.

Apresiasi besar perlu diberikan ke presiden dan tim yang telah bekerja menyusun program kerja lebih rinci dari sebelumnya.



Baca Lebih Lanjut......

Thursday, July 23, 2009

Her in my memories remain

Mengenang mungkin hal yang amat menyenangkan di sela-sela waktu lengang. Untuk itu izinkan aku untuk membagi kenangan tentang seorang teman ini, semoga cukup menyenangkan.

Suatu malam di waktu lampau, seorang teman dekat pernah bercerita tentang cinta monyet. Menurut ibunya, cinta monyet itu hanyalah sekadar kegiatan temporer anak muda belasan tahun, sehingga bila cinta itu hilang yang tersisa di antara dua anak muda tadi hanya monyet saja. Ketika mendengar cerita ini, aku menduga ini merupakan pertanyaan tentang status pertemanan yang sedang dijalani, maka dengan lugu aku tidak meladeni gurauan ini. Saat itu aku suka dengan berteman dekat, just it. Hari ini ketika melihat sosok teman dekat ini dari kejauhan, sering kali rasa kangen menghampiri aku. Mungkin rasa kangen ini residu dari rasa yang tertanam. Doi memang teman dekat pertama yang aku jalin. Dan bila rasa kangen itu menghampiri, sering kali aku bergumam, ini kah monyet yang tertinggal atau cinta yang tertinggal.

Di lain waktu, kala mendekati saat "lost contact" terjadi, aku pernah bilang, tetaplah menjadi bintang di langit yah. Saat itu, rasa sedih serta kehilangan begitu menggemuruh, tapi dengan sadar aku harus realistis, lost contact itu harus terjadi. Saat itu yang melintas sebenernya cuplikan syair padi, kok yang keluar kata-kata itu, Sedih banget kali ya. Simplenya sih aku sadar, kalau dia jadi " bintang" di langit, dari kejauhan aku tetap dapat mengagumi keindahannya. Kalo sekarang, pertanyaan yang timbul, ini monyet yang tertinggal yah ?

Di waktu lain, aku pernah iseng membongkar puisi seorang teman dan menyusun ulang dan ndilalah malah jadi puisi yang bagus, puisi ini menceritakan kesan kehangatan pertemanan yang masih tersimpan dan kangen yang terselip hingga ke mimpi. Aku masih inget, secara tidak sengaja puisi ini mencuplik namanya. Lantas puisi inipun dipublikasi dan waktu itu banyak yang bilang romantis. Untung jadi puisi, jadi cerita indah yang tertinggal itu absurd, seperti puisi itu. Hehehehe.. Kekasihku aja gak pernah kubikinin puisi, malah dia yang menginspirasi puisi.. Kalo sekarang sih, paling bergumam, kekasihku lebih konkrit dari dia.. Hehehehe…

Sewaktu mau lulus, aku sempet denger selentingan lucu tentang aku dan dia, anehnya selentingan ini beredar di kalangan terbatas - sangat-sangat terbatas -, waktu itu aku cuek abis dengan selentingan ini.. Selentingan ini isinya mendiskreditkan aku, kalau aku itu out of mind gitu .. Beraninya deket-deket ama dia.. Dan anehnya selentingan ini hanya beredar di kalangan terbatas, teman2 kampus asal sma.. Hehehe.. Karena waktu itu aku udah totally lost contact, so cuek aja toh.. Lagian di sampingku udah ada kekasih yang lebih konkrit.. Dan aktifitas kemahasiswaan yang segudang.. Sekarang kalau inget itu, suka senyum-senyum sendiri…. Kok bisa muncul selentingan kayak gitu.. Lagian saat mau lulus.. Dia hanyalah cerita lama.. Dia hanya teman.. Dan teman seperti juga keluarga.. Banyak hal yang tidak terduga sering kita dapati, tapi itu tetap menghibur..

Lepas dari realitas, jujur aku akui, dia memang mempesona, menarik, baik dan rendah hati.. Tapi dia hanyalah cerita lama.. Kembali ke realitas.. Setidaknya aku cukup commit dengan komitmen, pacar pertamaku adalah istriku.. Hehehe.. Susah bo', banyak banget godaannya.. Untung komitmen ini muncul waktu aku minta istriku sekarang untuk jadi pacarku.. Berbekal komitmen ini, alhamdulillah sampai sekarang hampir 12 tahun cinta ini terjaga.. Sekarang, bila beberapa cerita lama itu menggelitik hadir, cukup menyenangkan mengisi waktu lenggang…. Yups.. Our friendship memang layak untuk dikenang.. Just it…

Jakarta, july 24 2009

Baca Lebih Lanjut......

Tuesday, July 21, 2009

what is an old story

" I can still recall, our last summer, I still see it all, our last summer, walks along the seine, laughing in the rain, our last summer, Memories that remain."

Telah tiga hari ini, cerita lama itu menyeranta dengan sebuah pesan singkat," Hi". Pesan yang demikian ramah layaknya senyum monalisa, menggoda untuk bertegur sapa, "Hi". Cerita itu menyangkut aku dengan keluguan dan sifat pemalu bahwa secara sengaja menyatakan perasaannya pada wanita dikala usia belasan. Pernyataan yang tidak juga lengkap, karena hanya cukup berseru, tanpa ingin tahu gema dari seruan itu, dan pesan dari masa lalu itu lepas dari sang wanita, yang diseru bahwa ia begitu mempesona, tanpa pernah berani untuk tahu apakah dia merasakan getar-getar yang sama.

1992, tarikh itu ternyata dicatatkan. Selama itu kata seru itu mungkin mengendap, tanpa ada yang menyentuh ulang, seperti pesan dalam sebuah botol yang dilempar ke lautan. Seruan itu telah lama mengapung di lautan kehidupan, hingga di 2009, semenanjung juli, menghantarkannya merapat di pantai pengakuan.

2009 tentu berbeda dengan 1992. Latarnya tentu juga berbeda. Jika di tahun 1992, Latarnya berupa bis kota dengan bangku paling muka, sepanjang jalan sekolah hingga tengah kota. 2009, latarnya berupa gedung pencakar langit dalam kawasan bisnis terkemuka, di tengah ruang kerja seorang pekerja proyek dengan tumpukan berkas, tempelan jadwal serta catatan dan pikuk tengat akhir pekerjaan. Melalui latar yang berbeda itu, pengakuan itu terbentang.
Implikasi pengakuan itu juga demikian berbeda, bila di 1992 pengakuan itu terbentang, tentu cukup mudah menemukan sepasang anak muda bercengkerama dan bertukar mimpi selama sekolah. Lain halnya di 2009, ketika pengakuan itu terbuka, dua sosok dewasa dengan keluarga masing-masing hanya bisa tersenyum simpul, karena keduanya telah terikat di sisi berlawanan dengan mimpi yang lebih banyak dan harapan yang semakin tidak konvergen.

Sepanjang rentang tahun-tahun itu begitu banyak hal besar telah terjadi , gerakan mahasiswa 1998, empat kali pergantian presiden, perjalanan karir yang panjang dari bandung - jakarta - makassar- surabaya hingga ke jakarta kembali, serta banyak hal yang mempertegas sketsa untuk jadi lukisan penuh warna. Rentang waktu itu telah mengenalkan rasa suka, kangen, cemburu, rindu, letih, lunglai, putus asa, ataupun optimis penuh semangat, serta menempa keyakinan, keberanian, tekad, tanggung jawab, juga mimpi besar.

Jelas rentang waktu itu telah membentuk jiwaku yang berbeda dengan sebelumnya, jiwa dengan ambisi yang bergolak saat peluh keringat bertemu dengan laras senjata, saat keberanian terasah oleh kenekatan, saat cinta menyelimuti idealisasi, saat jalan-jalan bandung - jakarta - yogya membakar jati diri, saat goresan pikiran mulai menyibak dan disuarakan ,saat keyakinan itu tumbuh bahwa tujuan hidup selanjutnya adalah untuk mengubah dunia, mengubah Indonesia menjadi lebih baik, sejahtera dan berkeadilan, dengan pertumbuhan kebaikan bagi semua warganya.

Sepanjang rentang itu juga aku melihat dia berbakti menyembuhkan sakit yang diderita orang banyak, tertawa lepas menggembirakan yang bersedih, ataupun tergopoh-gopoh untuk keselamatan makhluk lainnya. Sepanjang rentang itu, dua dunia telah terbangun dan berjalan paralel dalam domain Indonesia. Dua dunia berbeda yang saling menghormati satu dan lainnya. Dua dunia yang diyakini.

" I have a dream, a song to sing, to help me cope with anything, if you see the wonder of the fairy tale, you can take the future, even if you fail, I believe in angels, something good in everything I see, I believe in angels when I know the time is right for me, I'll cross the stream, I have a dream."

Demikianlah sebuah cerita lama dengan begitu banyak hikmah. Cerita ini mengantarkan aku atas pemahaman bahwa silaturahim itu terjalin dan terjaga oleh sebuah cinta yang lebih universal, 'kita berteman'. Sungguh Tuhan memang telah memberikan kehidupan yang menyenangkan, lalu akankah kita lupa untuk bersyukur atas apa yang telah diciptakan untuk kita.
Jakarta, july 2009

Baca Lebih Lanjut......

Thursday, May 14, 2009

Medio May 2009

Entah telah berapa kali kucoba menghindar. Citra itu tetap saja hadir, tiap sudut seakan bercerita. Tiap halaman seakan mengkabarkan. lalu pada malam ini, ku coba melalui gelegak pesta dan senda gurau yang juga sia-sia.


setelah sekian tahun tak tertengok, ruang sepi di kalbu seperti ada penghuninya. Ia datang suatu waktu dan menyusun cerita-cerita ringan di pojok ruang sepi itu. Aku juga tak begitu hirau, hingga perjumpaan terjadi dan secepat itu juga ia mengisi ruang sepi ini.

Lain waktu berikutnya ia menyapa dengan sambil bergurau, siapa suruh menyimpan kangen. Gurauan itu menghujam dan menyentak. Betul lama ku tak merasakan apa itu kangen. Lantas dengan asal ku jawab saja, kalau kangen biasanya kusibukkan diri.

Sampai suatu malam, aku tersudut dan harus menutup ruang itu selamanya. Betul aku rindu, karenanya ku berdoa semoga kau diberi kebahagian di dunia mu.


Baca Lebih Lanjut......

Wednesday, April 08, 2009

Oracle Delivers World Record Java Virtual Machine Performance for an x86-Based System on Linux with SPECjbb2005 Benchmark

Oracle® JRockit on NEC Delivers Up To Three Times More Performance than Competing Sun JVM and IBM JVM Results

Redwood Shores, CA - March 16, 2009

News Facts

Today, Oracle announced that Oracle® JRockit, Java Virtual Machine (JVM), achieved a world-record performance for an x86-based system running Linux on the SPECjbb2005 benchmark, (1) an industry-standard measurement of server side Java-based application performance.

Oracle JRockit delivered 2,150,260 SPECjbb2005 bops, running on a 16-socket NEC Express5800/A1160 with a six-core Intel® Xeon® X7460 2.67 GHz processor, and 256 GB RAM on Linux.(2)

The result delivered more than two times higher performance than the top SPECjbb2005 benchmark results on x86 using Sun JVM (3) and nearly three times higher performance than IBM JVM. (4) Additionally, this Oracle JRockit result outperforms similarly sized RISC systems based on Sun JVM running on Sun SPARC by 163 percent (5) and IBM JVM running on IBM POWER by 40 percent. (6)

Oracle JRockit integrates technology from Oracle Fusion Middleware and BEA Systems and illustrates the rapid progress that Oracle is making in combining industry-leading technologies from the two companies into a unified product offering.

The Oracle JRockit family of products, a key component of Oracle Fusion Middleware, provides a comprehensive portfolio of Java runtime solutions that includes the industry's fastest solution for standard Java. (7) Oracle JRockit is a high performance Java Virtual Machine developed to help ensure reliability, scalability, manageability and flexibility for Java applications. Oracle JRockit enables a new level of performance for Java applications at significantly lower costs to the enterprise.

SPECjbb2005 (Java Server Benchmark) developed by the Standard Performance Evaluation Corporation, is a benchmark for evaluating the performance of server side Java. SPECjbb2005 evaluates the performance of server side Java by emulating a three-tier client/server system (with emphasis on the middle tier). The benchmark exercises the implementations of the JVM (Java Virtual Machine), JIT (Just-In-Time) compiler, garbage collection, threads and some aspects of the operating system. It also measures the performance of CPUs, caches, memory hierarchy and the scalability of shared memory processors (SMPs).

Supporting Quotes

“Performance is critically important to our customers and Oracle is committed to ensuring that our solutions perform to exceptional standards,” said Juan Loaiza, senior vice president, Systems Technology, Oracle. “Industry benchmarks such as this showcase the extreme speed of Oracle JRockit and Oracle's family of Java runtime solutions, key components of Oracle Fusion Middleware. Oracle JRockit with the NEC Express5800/A1160 is a combination well-suited for demanding application environments.”

“We are proud of this new world record. We believe that this further proves NEC’s advanced server technology, integrated with powerful Oracle JRockit software, demonstrates the full potential of Xeon-based platforms,” said Yukio Ito, senior vice president, NEC Corporation. “The NEC Express5800/A1160 server is an ideal choice for customers who want to consolidate their middleware applications on a single industry-standard server with the advanced reliability that meets increasing demands of business critical applications.”

"Intel is pleased to expand our work with Oracle, given our established relationship with BEA, to optimize Oracle JRockit on Intel hardware," said Kirk Skaugen, vice president and general manager of Intel's Server Platforms Group. "These results demonstrate the leadership of Intel® Xeon® 7400 series platforms on Java workloads and are yet another example of how great teamwork provides value to our joint customers when migrating off of competing RISC alternatives."

Baca Lebih Lanjut......

Friday, March 20, 2009

Sekadar header

Pengguna email yahoo mungkin terbiasa dengan tampilan baru di yahoo mail. Dengan ragam bingkai dan tabulasi pesan yang dibaca, Yahoo berusaha untuk tampil seperti tampilan email client lainnya. Bahkan terdapat enhancement fitur dengan menanamkan link untuk chat sembari membaca dan membalas email.

Fitur baru ini rupanya merupakan hasil elaborasi mendalam tentang kebiasaan dasar dari jejaring sosial. Bagi yang akrab dengan facebook, twitter, friendster, yahoo, ataupun gtalk, kebutuhan informasi dasar selalu disajikan dalam bentuk short message yang sifatnya instan. baik info tersebut soal status, opini, ataupun sekadar iklan mini. Ke-instan-an ini juga terkait dengan kebiasaan dasar jejaring sosial, yaitu percakapan.

Merespon itu semua tentu dibutuhkan adaptasi kebiasaan terutama dengan pengayaan konten dan fitur yang disajikan. Adaptasi ini terasa menyulitkan ketika infrastruktur jaringan berada di batas minimum. Apapun itu adaptasi kebiasaan ini agak menyulitkan ketika dikombinasi dengan kebiasaan memberikan komentar panjang dan bukan pesan instan.

Berkaca dari pertumbuhan penyuka mie instan. Optimisme tumbuh bahwa jumlah pengguna aktif komunikasi berbasis pesan instan akan melaju kencang dibandingkan pengguna aktif komentas panjang. Semoga hal ini akan memicu para penyedia layanan blog untuk memberikan fitur komunikasi berbasis pesan instan.

 

Technorati Tags: , ,

Baca Lebih Lanjut......

Wednesday, March 11, 2009

Ketika Lima Ribu Mengubah Indonesia

Malam ini ada sedikit kejutan yang menyeranta saya melalui halaman facebook. Ada undangan untuk berbuat mengubah Indonesia dengan mendonasikan lima ribu rupiah. Jumlah yang cukup kecil untuk ukuran para pekerja kantoran di Jakarta, serta jauh lebih murah dari tiket kereta AC Ekonomi Depok-Tanah abang.  

 

Tapi lima ribu adalah aksi yang cukup untuk mengubah Indonesia. Dengan lima ribu, sejuta professional dapat membangun model bagi hasil  dan dukungan modal untuk UKM-kecil dalam 100 aksi nyata. Dengan lima ribu, sejuta penyuka dangdut dapat membangun stasiun radio komunitas untuk 100 wilayah tersebar. Dengan lima ribu, sejuta ibu-ibu rumah tangga dapat membangun  200 tempat pendidikan al-quran di 100 tempat di Indonesia. Masih dengan lima ribu, sejuta pedagang pasar dapat membangun lebih dari 100 sentra distribusi dan pergudangan pendukung pasar tradisional.  

 

Dengan lima ribu, setiap orang Indonesia yang telah jenuh dengan korupsi, pembodohan , kemiskinan serta kesulitan global dapat mulai secara bersama-sama beraksi mengubah Indonesia.

 

Maka jika kita memang ingin Indonesia yang lebih baik, dapat memulai aksi kecil kita melakukan perubahan. Bisa dengan lima ribu rupiah atau dengan sekadar doa.

 

Selamat Malam

 

Anwar Sadat, ST.MT

IT & Telco Project Manager

=======================

Phone : +62 81321666510

=======================

 

Baca Lebih Lanjut......